Menggunakan Formula SUM 3D Pada Multiple Sheet

SUM 3D

Untuk menjumlahkan data antar cell, ada dua alternatif yang sering digunakan yaitu dengan penjumlahan biasa atau dengan fungsi SUM. Jika Anda bekerja dengan banyak sheet yang semuanya sheet-nya identik, misalnya data biaya per departemen,  Anda bisa menggunakan fungsi SUM 3D (SUM 3 Dimensi) agar lebih efisien.

sum 3d

Gambar 1

Sebagai contoh, Anda ingin membuat summary atau rangkuman biaya departemen dimana data di setiap sheet departemen disusun secara identik seperti pada gambar di bawah.

Dari kelima departemen yang ada yaitu HRD, FIN, MKT, SLS dan PRD, Anda akan membaginya menjadi menjadi 3 kelompok yaitu biaya Umum (terdiri dari HRD, FIN, dan MKT, Sales (SLS) dan Overhead (PRD).

 

Baca Juga Menyajikan Angka Dalam Ribuan atau Jutaan Pada Laporan Keuangan

 

Untuk menghitung biaya Gaji untuk kategori UMUM pada cell C3, rumus atau formula SUM standar yang bisa digunakan adalah sebagai berikut:

=SUM(HRD!C3,FIN!C3,MKT!C3)

gambar dua mas

Selanjutnya, copy paste formula pada cell C3 sampai dengan C7.

Lalu bagaimana jika kita ingin menggunakan SUM 3D?

Untuk menggunakan SUM 3D Anda terlebih dahulu harus mengetahui apa itu 3D reference. 3D reference yaitu sebuah reference pada cell atau range yang sama pada beberapa sheet yang identik. Sebagai contoh, biaya Gaji per departemen ada pada cell C3.

Dengan 3D reference, kita tidak perlu menyebutkan semua sheet dalam formula melainkan hanya menyebutkan sheet pertama dan sheet terakhir, serta tidak perlu menyebutkan cellnya berulangkali. Semua sheet yang berada di antara sheet pertama dan sheet terakhir pada 3D reference, secara otomatis akan ikut dijumlahkan. 3D reference ini sangat bermanfaat jika memiliki banyak sheet.

Formula umum untuk SUM 3D sebagai berikut:

=SUM(first_sheet:last_sheet!cell)

Sehingga, jika kita ubah formula SUM pada cell C3 pada contoh biaya departemen dengan SUM 3D, formulanya adalah sebagai berikut:

=SUM(HRD:MKT!C3)

Setelah itu, copy paste formula pada cell C3 sampai dengan C7.

Jika kita bandingkan kedua formula di atas, formula SUM 3D lebih sederhana jika dibandingkan dengan SUM biasa. Tapi dengan catatan, 3D reference hanya bisa digunakan pada multiple sheet yang identik.

Selain bisa digunakan untuk formula SUM, 3D reference juga bisa dipakai pada formula lain seperti COUNT, AVERAGE, MAX, MIN, PRODUCT, STDEV, dll.

 

sumber : jagoexcel

Cara Daftar Google Adsense Indonesia Agar Cepat Diterima

Google Adsense adalah salah satu program PPC (Pay Per Click) yang paling banyak digemari oleh ...

Learn more

Konfigurasi Dasar CodeIgniter

Selamat malam kawan semua, bagaimana kabarnya? semoga baik baik saja yah. Malam ini kita akan ...

Learn more
Share This:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *