Membuat Neraca Saldo Dengan Fungsi SUMIF

Membuat Neraca Saldo Dengan Fungsi SUMIF

Pada tulisan sebelumnya, saya pernah membahas bagaimana membuat buku besar dengan VLOOKUP. Tahap selanjutnya dari siklus akuntansi adalah membuat Neraca Saldo atau Trial Balance. Tulisan ini akan membahas bagaimana membuat neraca saldo dengan fungsi SUMIF.

Neraca Saldo adalah daftar saldo seluruh akun, baik akun pada neraca maupun akun pada laba-rugi, yang dibuat pada akhir periode untuk membuat laporan keuangan. Pada dasaranya, neraca saldo merupakan rangkuman dari buku besar, sehingga saldo suatu akun pada trial balance harus sama dengan saldo pada buku besar.

Pada kesempatan ini, saya akan membahas bagaimana membuat neraca saldo dengan menggunakan Excel. Fungsi yang digunakan untuk kebutuhan tersebut (membuat saldo) adalah fungsi SUMIF, yang merupakan salah satu fungsi yang wajib dikuasai oleh seorang yang bekerja di bidang akuntansi.

RUMUS

=SUMIF(range,criteria,[sum_range])

PENJELASAN

Range yaitu suatu range yang akan dievaluasi menggunakan criteria. Dengan kata lain, range harus memiliki nilai yang sama dengan criteria. Dalam pembahasan ini, range misalnya kolom yang berisi kode akun.

Criteria yaitu suatu kriteria tertentu baik dalam bentuk angka, ekspresi, maupun teks yang akan menentukan cell mana yang akan dijumlahkan. Contoh criteria, misalnya 100 (angka),”<100” (ekspresi), atau Kas (teks). Dalam kasus ini, criteria yang dipakai misalnya kode akun.

Sum_range yaitu cell actual yang akan ditambahkan menggunakan kriteria. Pada tulisan ini, sum_range yang akan kita gunakan adalah kolom yang berisi debet dan kredit suatu akun.

Baca Juga: Mengupdate Judul Laporan Secara Otomatis

STEP BY STEP

  • Download dan buka worksheet membuat buku besar dengan vlookup. Tambahkan satu sheet dan beri nama, misalnya NERACA_SALDO atau TRIAL_BALANCE.
  • Buat tabel yang berisi akun, keterangan, debet, kredit, saldo, dan posisi. Masukkan semua atau hanya sebagian kode akun terjadi transaksi pada periode tersebut, yang akan kita buat neraca saldonya.
  • Isi keterangan akun dengan menggunakan VLOOKUP.
  • Buat saldo pada kolom debet, dengan fungsi SUMIF menggunakan kode akun sebagai criteria, dengan range kode akun (kolom C) pada sheet JURNAL_JAN, dan sum range debet (kolom G) dengan rumus
Baca Juga  Fungsi HLOOKUP dan Contoh Penggunaannya

=SUMIF(JURNAL_JAN!$C:$C;$B3;JURNAL_JAN!G:G)

  • Buat saldo pada kolom kredit dengan cara yang sama dengan langkah sebelumnya dengan sum range kredit (kolom H).

=SUMIF(JURNAL_JAN!$C:$C;$B3;JURNAL_JAN!H:H)

  • Pada kolom Saldo, isi dengan selisih antara debet dan kredit. Untuk mendapatkan nilai positif, gunakan rumus IF, dimana jika debet lebih besar dari kredit, maka saldonya adalah debet dikurangi kredit, dan jika debet lebih kecil dari kredit, maka saldonya adalah kredit dikurangi debet.

=IF(D3-E3>0;D3-E3;E3-D3)

  • Pada kolom Posisi, isi dengan keterangan D (Debet) atau K (Kredit) dengan fungsi IF dimana jika debet lebih besar dari kredit, menghasilkan nilai D, dan jika sebaliknya menghasilkan nilai kredit.

=IF(D3>E3;”D”;”K”)

Hasilnya adalah seperti ini.

Membuat Neraca Saldo Dengan Fungsi SUMIF

Membuat Neraca Saldo Dengan Fungsi SUMIF

Cara Daftar Google Adsense Indonesia Agar Cepat Diterima

Google Adsense adalah salah satu program PPC (Pay Per Click) yang paling banyak digemari oleh ...

Learn more
Share This:Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *